tagline

MOAL LUNTUR SANAJAN DI LEMBUR BATUR
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 April 2016

Zola Dipanggil PON, Tetap Fokus di Persib

Gian Zola
Terkait pemanggilan para pemain U-21 Persib yang ditujukan untuk memperkuat tim sepak bola PON XIX Jawa Barat, Playmaker muda Maung Bandung, Gian Zola menanggapinya  santai. Menurutnya saat ini ia masih memusatkan persiapan bersama Persib sebelum melaju ke dalam Torabika Soccer Championship.
"Sekarang fokus di sini (Persib), PON juga belum ada keputusan dari manajemen, yang penting fokus dulu, soalnya nyaman di Persib," kata Zola di Football Plus Arena, Kabupaten Bandung Barat,.
Rencananya, PON XIX 2016 akan digelar September mendatang setelah melakukan babak kualifikasi akhirnya terpilih 12 tim termasuk Jawa Barat selaku tuan rumah gelaran akbar olah raga nasional tersebut.
"Di sini bisa mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang lebih, minta pelajaran dari senior, kalau di PON kan umur masih sama kebanyakan, ambil positifnya saja di sini," ucapnya.
Zola menyerahkan segala keputusannya kepada manajemen tim. "Kalau manajemen ngasih ke PON, ya kenapa enggak, yang penting bagaimana manajemen, sebagai pemain saya fokus berlatih, sampai saat ini belum ada instruksi apa-apa," ujarnya.(dl)

Vlado Yakin Dibawah Dejan Persib Akan Membaik

Menyongsong turnamen Torabika Soccer Championship 2016, Vladimir Vujovic berharap skuat yang ada saat ini semakin kompak di atas lapangan.  Banyaknya amunisi baru datang dan dibutuhkan chemistry kuat untuk membentuk sebuah skuat yang solid. Hampir separuh komposisi tim musim ini adalah muka baru dan hanya menyisakan Made Wirawan, Hariono, Tony Sucipto, Atep, Taufiq dan Tantan sebagai tulang punggung tim yang bertahan.
Menurut Vlado, dibutuhkan waktu untuk membentuk tim yang tangguh.  Maung Bandung kerap kesulitan meraih 3 poin di awal laga . Karena setiap pemain masih meraba apa keinginan pelatih dan rekan-rekan setimnya.
“Jika melihat ke belakang, waktu 2014 kita tidak terlihat terlalu bagus di awal. Mungkin banyak orang tidak ingat saat melawan SFC kita mencetak gol dari penalti. Laga kedua lawan Persita juga dari penalti, di Jepara kita draw 1-1 dan meski di Kediri menang 3-0 dan kalah dari Semen Padang,” papar Vlado kepada Simamaung belum lama ini.
“Waktu itu kami juga sama-sama tim baru karena ada saya, Jupe (Achmad Jufriyanto), Ferdinand (Sinaga), Tantan, (Konate) Makan, (Djinril) Coulibaly dan Taufiq. Tim kedatangan banyak pemain baru dan Janur perlu cukup waktu untuk membangun koneksi di tim,” sambungnya.
Menurutnya Jajang Nurjaman sebagai pelatih membutuhkan waktu selama 2 musim untuk membangun fondasi tim serta menanamkan filosofi bermain. Otak permainan berpusat di Firman Utina dan flank kanan yang ditempati Supardi-Ridwan menjadi poros utama alur serangan tim. Kesempatan yang sama juga menurutnya perlu diberikan kepada Dejan Antonic yang tengah membuat tim baru dengan komposisi pemain berbeda.
“Dejan membutuhkan hal yang sama untuk membangun tim dari awal. Ditambah kini ada 10 pemain baru dan ekspektasi suporter langsung ingin kami mendapat trofi,” terangnya.
Performa Vlado dan kawan-kawan memang belum maksimal. Distribusi bola ke depan lebih banyaksecara sporadis lewat long pass yang menuju ke Juan Belencoso sebagai target man atau kedua winger. Meski begitu stoper berusia 33 tahun itu optimis Maung Bandung bisa mengembalikan lagi karakter mereka sebagai tim yang menghibur dari pola permainan.(simamaung)
“Hasil di Bhayangkara sudah oke meski tidak ada trofi. Lawan Arema kita tidak main bagus karena banyak long ball dan tidak ada koneksi bagus di tengah. Saya yakin Dejan akan menghubungkan alur yang putus secepatnya dan membuat Persib semakin kompetitif di ISC,” pungkasnya.

Selasa, 26 April 2016

Konate Makan Dipuji di Malaysia, Dirindukan Bobotoh

TERENGGANU - Bergabungnya Konate Makan ke T-Team yang merupakan klub kasta kedua di Malaysia, mendapat sambutan antusias dari suporter T-Team. Aksi Konate pun menuai pujian.
Hal itu terjadi setelah Konate melakoni laga pramusim bersama T-Team melawan Uitm FC di Stadium Sultan Ismail Nasiruddin Shah Terengganu, Kamis 7 Januari 2016 sore waktu setempat.
T-Team melalui akun facebook-nya mengumumkan kemenangan 1-0 atas Uitm FC. Dalam laga itu, Konate tampil apik dan menciptakan sejumlah peluang. Meski tidak mencetak gol, kontribusi Konate cukup positif dalam laga itu.
Beragam komentar pun muncul dari suporter T-Team menanggapi kemenangan tersebut. Selain mengomentari tim, ada banyak yang mengomentari penampilan Konate. Mereka terpukau dengan kemampuan pemain asal Mali tersebut.
"Konate... Puas hati membelinya," ujar pemilik akun Naga Merah.
Komentar positif pun dilontarkan pemilik akun Wan Faizal Ismail. "Makan Konate punye larian memang pantas, lincah, banyak kucar-kacirkan pertahanan lawan," ucapnya.
Bukan hanya fans di Malaysia, fans asal Indonesia pun ikut berkomentar dalam postingan T-Team. Salah seorang di antaranya adalah pemilik akun Tri Suhartono.
Ia mengungkapkan kerinduannya pada sang playmaker. "We miss you Makan Konate," kata Tri.
Ia bahkan tak segan meminta admin facebook T-Team untuk mengunggah video permainan Konate. "Upload videonya dong, kami ingin melihat Makan Konate #Bobotoh #PersibBandung," pintanya.
Bahkan untuk mengobati kerinduan fans Konate di Indonesia, pemilik akun Aqu Arphiz mengunggah foto bersama dengan Konate yang berseragam T-Team.
"Indonesia rindu Makan. Aq belanja gambar kat fan kamu," tulisnya.(okezone)

Juara Adalah Target PERSIB di TSC

Juara adalah target sang selalu diusung Persib dalam setiap gelaran kompetisi termasuk di  TSC 2016 ini. Hal itu diungkapakn oleh Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Glen Sagita. Tentu saja hal ini  sekaligus mempertegas tekad manajemen dan tim selama ini yang selalu ingin juara dalam setiap even pertandingan.

Dua trofi yang sukses diraih  Maung Bandung dalam dua tahun berturut-turut yaitu  meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014  dan Piala Presiden 2015, sehingga Glenn pun ingin kembali merasakan gelar juara pada musim ini.

"Sejak awal targetnya pasti mau juara, setelah juara ISL 2014, kita keterusan ingin juara lagi, karena setiap bertanding pasti targetnya pengen juara," kata Gelnn di Stadion Siliwangi, Sabtu (23/4/2016).

Melihat komposisi tim saat ini, Glen percaya diri, namun tetap realistis. Sebab,Persib dibawah asuhan Dejan Antonic ini masih membutuhkan waktu untuk bisa lebih kompak dan siap menghadapi pertandingan. Banyak pemain baru di PERSIB membuat tim ini perlu waktu menjadi lebih kompak lagi.

"Perlu waktu untuk tim supaya padu. Kita banyak pemain baru jadi butuh waktu, tapi kita yakin bahwa komposisi ini adalah yang terbaik untuk PERSIB. Kita mengharapkan agar kita bisa capai prestasi tertinggi untuk bisa juara," ujarnya (*).